0
Saturday 11 July 2020 - 17:17
Nuklir Iran:

Iran Peringatkan Asing dalam Ledakan Reaktor Nuklir Natanz

Story Code : 873772
Natanz nuclear facility.jpg
Natanz nuclear facility.jpg
"Masih terlalu dini untuk membicarakan dan membuat keputusan mengenai penyebab utama dan alasan ledakan [di Natanz], dan badan-badan keamanan terkait sedang menyelidiki semua detail insiden itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi pada hari Jumat (10/7).

"Jika mereka menyimpulkan bahwa unsur-unsur asing telah terlibat, mereka akan mengumumkannya, dan akan ada konsekuensinya," katanya kepada wartawan saat kunjungan ke provinsi pusat Isfahan.

Pada 2 Juli, Iran mengatakan sebuah insiden memengaruhi gudang yang sedang dibangun di kompleks Natanz, tetapi tidak menimbulkan korban dan gagal menghentikan pekerjaan pengayaan di fasilitas itu.

Jumat lalu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengatakan "penyebab utama" ledakan di fasilitas nuklir Natanz telah ditentukan dan akan diumumkan pada waktu yang tepat.

Juru Bicara SNSC Keyvan Khosravi mengatakan bahwa para ahli dari berbagai sektor mulai menyelidiki "berbagai hipotesis" tentang insiden di situs Natanz di Iran tengah segera setelah kejadiannya, dan telah menentukan penyebab utamanya.

"Karena beberapa pertimbangan keamanan, penyebab dan cara kejadian ini akan diumumkan pada waktu yang tepat," tambahnya.

Dalam komentar Jumatnya, Mousavi menunjuk laporan media yang mengaitkan ledakan itu dengan Zionis Israel, dan mengatakan laporan tersebut ditujukan untuk menggambarkan rezim Zionis Israel yang "kosong" sebagai kuat.

Zionis Israel muncul dan mengklaim bertanggung jawab atas insiden yang terjadi di mana pun di dunia, katanya, mengecilkan klaim bahwa Tel Aviv terlibat dalam ledakan Natanz.

Setelah insiden itu, beberapa pejabat Israel ditanya tentang kemungkinan keterlibatan rezim dalam ledakan Natanz, tetapi mereka tidak mengkonfirmasi atau membantah keterlibatan.

Rezim sering mempraktikkan kebijakan ambiguitas yang disengaja ketika terlibat dalam tindakan sabotase di tanah berdaulat.[IT/r]

Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi mengatakan, "Iran tidak bisa diizinkan memiliki kemampuan nuklir." Untuk itu, ia menambahkan, "kami mengambil tindakan yang lebih baik dibiarkan tanpa pemberitahuan."

"Tidak setiap peristiwa yang terjadi di Iran terkait dengan kita," kata menteri urusan militer Israel Benny Gantz, tanpa menyangkal keterlibatan dalam insiden Natanz.
 
Artikel Terkait
Comment