0
Saturday 27 February 2021 - 03:08

AS Mengebom Pejuang Anti-Teror Irak Atas Perintah Biden

Story Code : 918547
AS Mengebom Pejuang Anti-Teror Irak Atas Perintah Biden
AS mengatakan Presiden Joe Biden memerintahkan serangan udara militer terhadap fasilitas milik kelompok perlawanan anti-teror di perbatasan Irak-Suriah.

Sekretaris pers Pentagon John F. Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa Biden mengizinkan serangan pada hari Kamis, diduga menghancurkan banyak fasilitas di titik kontrol perbatasan yang digunakan oleh pejuang Hashd al-Sha'abi, termasuk anggota Kata'ib Hezbollah dan Kata'ib Sayyid al- Kelompok Shuhada.

Kirby mengklaim bahwa serangan itu sebagai tanggapan atas serangan baru-baru ini terhadap personel Amerika dan sekutunya di Irak.


Serangan roket pada 15 Februari di bandara di Erbil, Irak utara, diduga menewaskan seorang kontraktor Filipina dengan militer AS dan melukai enam lainnya.

Serangan lain menghantam pangkalan yang menampung pasukan AS di utara Baghdad beberapa hari kemudian. Setidaknya satu kontraktor terluka sebagai akibatnya. Pejabat Amerika mengatakan serangan Kamis relatif kecil dan dikalibrasi dengan hati-hati.

Namun, dalam serangan AS, tujuh bom seberat 500 pound dilaporkan dijatuhkan di sekelompok bangunan di perbatasan Suriah-Irak.

Sumber terpercaya mengatakan kepada Press TV pada hari Jumat bahwa satu pejuang tewas dan empat lainnya cedera dalam serangan itu.

Seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengklaim bahwa Amerika Serikat tidak ingin meningkatkan situasi menjadi konflik yang lebih besar.

Pejabat itu mengatakan Biden diberikan berbagai opsi dan salah satu tanggapan dipilih.

Selama sepekan, banyak laporan bermunculan tentang pergerakan yang tidak biasa oleh pasukan AS di dekat perbatasan antara Irak dan Suriah.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment