0
Tuesday 11 May 2021 - 08:40
Invasi Saudi Arabia di Yaman:

Drone Yaman Menyerang Bandara Internasional Abha Arab Saudi

Story Code : 931939
Brigadier General Yahya Sare
Brigadier General Yahya Sare'e, the spokesman of the Yemeni armed forces.jpg
Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan dalam sebuah posting di Twitter pada hari Senin (10/5) bahwa pesawat nir awak Yaman telah mencapai target yang ditentukan di bandara Saudi dengan presisi tinggi.
 
"Angkatan Udara melancarkan operasi ofensif terhadap target militer penting di Bandara Internasional Abha dengan pesawat nir awak pembom Qasef-2K (Striker-2K), mencapai pukulan yang akurat, atas karunia Tuhan," katanya.
 
Dia mencatat bahwa serangan itu sejalan dengan "tanggapan sah" negara itu terhadap eskalasi agresi dan pengepungan habis-habisan terhadap orang-orang Yaman.
 
Bandara ini sering menjadi sasaran drone Yaman selama beberapa bulan terakhir.
 
Arab Saudi, yang didukung oleh AS dan sekutu regional lainnya, melancarkan perang yang menghancurkan di Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan mngembalikan kekuasaan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi dan menghancurkan gerakan Ansarullah yang populer.
 
Angkatan bersenjata Yaman dan sekutu Komite Populer, bagaimanapun, telah semakin kuat melawan penjajah yang dipimpin Saudi, dan meninggalkan Riyadh dan sekutunya macet di negara itu.
 
Proyek Lokasi Konflik Bersenjata dan Data Peristiwa (ACLED) yang berbasis di AS, sebuah organisasi penelitian konflik nirlaba, memperkirakan bahwa perang telah merenggut lebih dari 100.000 nyawa.
 
Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari 24 juta orang Yaman sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk 10 juta orang yang menderita kelaparan yang parah.
 
Badan dunia itu juga menyebut situasi di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
 
Perang Saudi juga telah memakan banyak korban pada infrastruktur Yaman, menghancurkan rumah sakit, sekolah, dan pabrik.
 
Pasukan Yaman telah berjanji untuk melanjutkan tindakan pembalasan mereka selama penjajah dan pendukung mereka terus melakukan perang dan pengepungan.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment