0
Sunday 1 August 2021 - 12:46
Zionis Israel - Iran:

Laporan: Israel Berbagi Intel dengan AS dan Inggris untuk Menyalahkan Iran Atas Serangan terhadap Tanker 'Mercer Street’

Story Code : 946205
Israeli-managed oil tanker Mercer Street.jpg
Israeli-managed oil tanker Mercer Street.jpg
Sebuah ledakan menghantam kapal tanker minyak yang dikelola Israel Mercer Street pada hari Kamis di perairan Laut Arab, menewaskan dua anggota awak.
 
Kapal tanker itu dilaporkan berlayar tanpa kargo, dari Tanzania ke Uni Emirat Arab, dan pada saat kejadian itu sekitar 185 mil di lepas pantai Oman.
 
Zionis Israel segera menyalahkan Iran atas serangan itu.
 
Laporan tersebut mengklaim, bahwa data tersebut berisi bukti bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan itu, karena Zionis Israel bekerja untuk meningkatkan tekanan internasional terhadap Republik Islam tersebut.
 
Menteri Luar Negeri Zionis Israel Yair Lapid mengatakan pada hari Sabtu bahwa dia berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengenai tanggapan bersama atas serangan itu.
“Saya berbicara malam ini dengan Menteri Luar Negeri @SecBlinken tentang serangan terhadap kapal di Teluk Oman. Kami bekerja sama melawan terorisme Iran, yang merupakan ancaman bagi kita semua dengan merumuskan tanggapan internasional yang nyata dan efektif,” cuit Lapid.
 
Serangan itu terjadi pada Kamis (29/7) malam, saat kapal itu transit di Laut Arab di lepas pantai Oman.
Dua anggota awak tewas dalam ledakan itu, warga Rumania dan Inggris.
 
Kapal tanker minyak berbendera Liberia itu dikatakan dimiliki oleh perusahaan Jepang dan dioperasikan oleh perusahaan Zodiac Maritime yang berbasis di London, yang dilaporkan dimiliki oleh miliarder Zionis Israel Eyal Ofer.
 
Saat ini, penyelidikan dikatakan sedang berlangsung, dengan bantuan dari pejabat AS dan Inggris.
 
AS mencatat bahwa tidak diketahui siapa yang melakukan serangan itu, tetapi Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada hari Sabtu bahwa serangan itu kemungkinan besar dilakukan oleh pesawat nir awak (UAV).
 
Menurut New York Times, penyelidik telah menjelajahi kapal dan menemukan apa yang mereka klaim sebagai "bukti visual yang jelas bahwa serangan terjadi" dengan partisipasi "drone Iran."
 
Zionis Israel bergegas menuduh Iran atas serangan itu, meskipun penyelidikan resmi baru saja dimulai.
Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari Iran.
 
Sementara itu, sumber mengatakan kepada Al Alam TV, jaringan televisi berbahasa Arab yang dikelola pemerintah Iran, bahwa serangan itu adalah pembalasan atas serangan terbaru Zionis Israel di sebuah bandara di Suriah.
 
Selain itu, Channel 13 Israel mengklaim bahwa dugaan serangan oleh Iran dapat menjadi respons terhadap serangan peretas yang merusak sistem kereta api Iran awal bulan ini.
 
Peretas membuat pesan palsu tentang penundaan jadwal, menyarankan penumpang yang bingung menelepon telepon hotline untuk informasi lebih lanjut. Nomor telepon itu terungkap adalah nomor kantor pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.[IT/r]
 
Artikel Terkait
Comment