0
Wednesday 23 September 2020 - 01:56

Iran Memiliki Hak Untuk Membalas Pembunuhan Jenderal Soleimani

Story Code : 887848
Iran Memiliki Hak Untuk Membalas Pembunuhan Jenderal Soleimani

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami mengatakan bahwa hak untuk mengadili para pembunuh Martir Soleimani tetap berlaku.

Perang yang dipaksakan Irak terhadap Iran, bersama dengan kerugian besar dan bahaya yang ditimbulkannya bagi negara itu, juga membawa pencapaian berharga bagi Revolusi Islam, kata Hatami dalam upacara peringatan untuk menghormati para veteran perang Iran selama delapan tahun Pertahanan Suci pada hari Selasa.

Situasi Iran saat ini di berbagai bidang ilmiah dan politik, terutama di bidang pertahanan, sedemikian rupa sehingga meskipun ada ancaman yang kejam, Iran dapat mendeteksi dan menetralkan ancaman apa pun pada titik awalnya, bahkan di luar perbatasannya, tambahnya.

Merujuk pada keberanian Letnan Jenderal Qassem Soleimani dalam memerangi terorisme global, Hatami mengatakan bahwa tujuan musuh dalam membunuh Martir Soleimani adalah untuk mencegah penghinaan lebih lanjut terhadap Amerika Serikat oleh para pengikut regionalnya.

Menyatakan bahwa para pecinta kebebasan akan selalu mengingat memori Martir Soleimani, ia menegaskan bahwa hak untuk mengadili para pembunuh Martir Soleimani tetap berlaku.

Di bagian lain dalam sambutannya, Hatami merujuk pada kegagalan politik AS baru-baru ini, dengan mengatakan bahwa dengan menolak permintaan AS, komunitas internasional dan Dewan Keamanan menunjukkan bahwa tindakan dan perilaku AS adalah ilegal, melanggar hukum, dan tidak manusiawi.

 Menyatakan bahwa perlawanan bangsa Iran menjadikan negara tersebut sebagai kekuatan yang berpengaruh di percaturan dunia, Menkeu mengatakan bahwa selain bidang pertahanan dan politik, Iran telah membuat prestasi yang berharga di bidang desain, konstruksi dan produksi terlepas dari semua batasan dan sanksi sepihak.

Menhan memaparkan produksi ratusan produk strategis di bidang darat, laut, udara, dirgantara, elektronik, siber dan lain-lain oleh para ahli Kementerian Pertahanan sebagai contoh dari ribuan perkembangan pertahanan di Iran.(IT/TGM)
Artikel Terkait
Comment